Pasti Bisa !!

Pernah denger orang ngomong gini gak?

 “Enak ya jadi Cristiano Ronaldo, gampang banget cari duit, per minggu bisa dapat uang Milyaran, belum lagi uang dari sponsor, duitnya banyak, mau beli apa aja bisa, mobilnya gonta ganti terus, hampir semua mobil mahal dia punya, rumah jangan ditanya gimana besarnya, dah kaya istana”  pernah??

Atau kalimat lain semisal

Edan banget nih dokter, konsultasi cuma 15 menit bayarnya mahal bener, enak banget jadi dokter kayak dia, kerjanya cuma duduk nungguin pasien, ngomong bentar doang, nyuntik kalo perlu aja tapi duit ngalir terus kagak berhenti” atau ini ?

duuuh, pengen deh kayak Raffi Ahmad, muda, ganteng, penggemarnya banyak, duit melimpah tumpeng ruah, bisnisnya macem macem, dah gak mikirin nanti masa tuanya kayak gimana, pasti enak banget hidupnya”

Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar pembicaraan seperti itu atau bahkan kita sendiri yang berbicara seperti itu, membayangkan enaknya menjadi seorang dokter, pesepakbola professional ataupun bahkan seorang artis. Kalimat-kalimat seperti itu muncul karena melihat dan membayangkan besarnya pendapatan yang mereka terima, banyaknya uang yang tersimpan di tabungan ataupun mewahnya rumah dan mobil yang mereka gunakan, membayangkan betapa enaknya hidup yang mereka jalani.

Mungkin memang sudah menjadi kodrat manusia untuk selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, membandingkan apa yang dia punya dengan apa yang orang lain miliki, enggak harta enggak pacar, selalu saja ada yang dibandingin.

Makanya tidak salah ketika akhirnya muncul istilah “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau”  untuk menggambarkan bahwa apa yang kita lihat pada diri orang lain seringkali terlihat lebih baik dari apa yang kita punya.

Tapi apakah benar seperti itu?? Apakah benar bahwa rumput tetangga selalu tampak lebih hijau?? Apakah benar bahwa kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain lebih baik dari apa yang kita jalani saat ini??. Bisa jadi benar, bisa jadi kehidupan orang lain memang lebih baik dari kita, tapi juga tidak menutup kemungkinan bahwa yang terlihat itu hanyalah sebuah fatamorgana yang kita lihat. Bisa jadi, kita sendiri tidak menyadari bahwa pada satu sisi, kehidupan yang kita jalani, pekerjaan yang kita punyai ternyata lebih baik daripada apa yang kita lihat pada diri orang lain.

Terlepas dari benar tidaknya pandangan yang kita miliki terhadap enaknya kehidupan orang lain tersebut, menurut saya yang lebih penting adalah melihat bagaimana proses pencapaian atas apa yang mereka miliki sekarang, jangan hanya melihat betapa enaknya hidup mereka sekarang tanpa memahami usaha apa yang telah mereka lakukan untuk mencapai posisi mereka sekarang, pengorbanan apa yang telah mereka lakukan hingga mereka mampu mendapatkan kehidupan yang menyenangkan seperti yang kita lihat saat ini, dan terlebih apa yang mereka terus lakukan untuk mempertahankan semua kenikmatan dan kemewahan yang mereka miliki. Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, jangan lihat rumputnya yang lebih hijau, tapi lihat usaha apa yang sudah dilakukan oleh tetangga kita sehingga rumputnya terlihat lebih hijau dari rumput rumah kita.

Kita semua mulai tahu siapa itu Cristiano Ronaldo hanya saat dia sudah menjadi pemain sepakbola besar, dimulai saat dia bergabung menjadi pemain Manchester United, lalu saat dia menjadi salah satu pemain sepakbola dengan transfer termahal dan gaji termahal, dan saat dia berulang kali menjadi pemain terbaik dunia, tapi tahukah kita siapa Cristiano Ronaldo sebelum bergabung dengan Manchester United?? Tahukah kita perjalanan karier dia, perjuangan dia merintis karier sepakbola, jatuh bangunnya dia memperjuangkan tempat di tim utama??. Tahukah kita berapa waktu yang dia habiskan setiap hari untuk berlatih, menguatkan fisiknya, mengasah kemampuan driblling, kemampuan gocek bola, kemampuan tendangan bebas, meningkatkan stamina dan memaksimalkan semua potensi yang ada di dalam dirinya???

Latihan, latihan, dan latihan itu yang ada dalam kegiatan sehari-hari seorang pesepakbola professional seperti Cristiano Ronaldo, belum lagi pantangan makanan dan pembatasan kehidupan social yang harus dijalani oleh seorang pesepakbola professional. Jarang kita melihat seorang pemain sepakbola professional makan indomie goreng, nongkrong di café, main game PUBG atau dugem sampe pagi. Kehidupan mereka sangat teratur dan terencana demi menjaga kualitas dan kemampuan dirinya sebagai seorang pesepakbola.

Jadi, gaji yang sangat besar, uang banyak, mobil mewah, rumah besar dan ketenaran Cristiano Ronaldo adalah imbalan atas kerja keras dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh Cristiano Ronaldo secara terus menerus selama bertahun-tahun sampai saat ini, bahkan dalam sebuah berita disebutkan bahwa Cristiano Ronaldo sudah terbiasa berlatih sepakbola secara keras semenjak usia 8 tahun.

Itu kan pemain sepakbola, wajar dong kalo kudu latihan tiap hari, kalo dokter kan enggak. Iye, dokter si enggak perlu latihan nyuntik tiap hari supaya jadi dokter ahli, tapi ga lihat apa buku-buku kedokteran yang tebelnya kayak tembok cina yang harus mereka baca tiap hari saat kuliah dulu, pusingnya gimana tuh buat ngapalin dan memahami nama-nama organ tubuh manusia, memahami anatomi tubuh manusia, mending namanya pake bahasa Indonesia, ini pake bahasa latin!! mati aja suruh ngapalin organ tubuh manusia dalam bahasa latin, makan tuh hapalan..

Jadi dokter itu juga tidak gampang, modalnya gede, mulai dari biaya masuk kuliah yang di atas rata-rata jurusan lain, buku-buku kuliah yang mahalnya minta ampun dan kudu beli asli, anak kuliah jurusan lain si masih mending bisa fotokopi buku kuliah, lah kalo anak kedokteran mau jadi dokter abal-abal pake buku fotokopian, ntar ga bisa bedain mana jantung mana paru gara-gara dulu belajarnya pake buku kopian gambarnya item semua. Belum lagi nanti kalo mau jadi dokter spesialis, meski kuliah lagi, bayar lagi, beli buku lagi, kudu cari sponsor, rekomendasi dan sebagainya, ribet dah. Kita mah iri ngeliat dokter saat mereka sudah jadi dokter beneran, sudah terkenal, tapi coba liat perjuangan mereka mencapai itu semua, belum tentu kita sanggup menjalani itu semua, baik secara otak, tenaga maupun secara materi untuk melalui semua proses menjadi dokter spesialis tersebut.

Lagian, tidak semua dokter sukses kan??? Ada juga dokter yang biasa biasa saja, buka praktek di rumah dengan tarif yang sangat terjangkau, atau bergabung dengan rumah sakit yang biasa saja.  

Oke, jadi pemain sepakbola ga enak karena kudu latihan mulu dan hidupnya ribet, jadi dokter otak ga mampu, duit gak ada,  jadi artis gimana?? Artis mana dulu neh, yang beneran artis terkenal atau pemain figuran yang sok-sok ngartis?? Hehe..

Yang jelas, jadi artis itu juga banyak suka dukanya, prosesnya juga panjang. Kalopun ada artis yang mendadak terkenal, umumnya gak bertahan lama. Ingat seorang polisi yang tiba tiba terkenal karena joget India? Entah gimana kabar dia sekarang.

Sama seperti pemain sepakbola dan dokter, untuk jadi artis terkenal itu ga gampang lho, butuh perjuangan, butuh pengorbanan, kadang sikut sana sikut sini, kadang jilat sana jilat sini, kadang melakukan sesuatu yang di luar norma. Seorang artis yang terkenal pastilah punya kemampuan yang tinggi atau punya keunikan yang bikin dia berbeda.

Banyak hal yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang artis, banyak hal yang harus dikorbankan untuk bisa menjadi seorang artis terkenal.  Coba aja tanya sama artis yang membintangi sinetron kejar tayang, berapa banyak waktu yang dia nikmati untuk istirahat setiap harinya, berapa banyak waktu yang bisa mereka luangkan untuk teman dan keluarga dan berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk shooting. Seringkali, mereka harus menghabiskan sebagian besar harinya untuk shooting bahkan seringkali pula dari pagi hingga pagi dini hari harus mereka habiskan di lokasi shooting, menunggu dalam jemu dan tak kenal batasan waktu. Sedang untuk tidur, kadang 3 jam pun terlalu banyak, karena jadwal lain sudah menanti…jadi artis itu memang tidak mudah…

Sayangnya, banyak dari masyarakat kita yang hanya membayangkan enaknya jadi artis tanpa mau melihat bagaimana perjuangan artis idola mereka dalam menapaki profesi sebagai artis. Banyak dari masyarakat kita yang hanya melihat bagusnya rumah artis idola, mewahnya mobil yang dikendarai, enaknya mereka jalan-jalan ke luar negeri. Banyak dari mereka yang tidak tahu atau bahkan tidak mau tau bagaimana susahnya proses mereka menjadi seorang artis, perjuangan mereka ikut casting, ditolak berkali kali, bagaimana perjuangan mereka mulai dari jadi artis figuran hingga jadi pemeran utama dan segala proses yang mereka lalui dan rasakan dalam perjalanan mereka hingga menjadi seorang artis yang terkenal seperti sekarang. Dan banyak dari mereka yang bercita-cita jadi artis hanya karena membayangkan mudahnya mendapatkan uang dan memimpikan kehidupan yang serba mewah. Oleh karena itu tidak heran jika acara-acara yang menjanjikan jalan pintas untuk menjadi artis banyak menjadi acara utama televisi nasional. Dan tak heran pula jika acara tersebut diulang-ulang, dibikin berseri, menjadi komoditas acara utama televisi karena bagi stasiun tv yang memproduksi acara tersebut, tayangan itu menjadi lumbung uang, sumber pendapatan yang cukup besar karena tingginya animo masyarakat yang menonton dan berpartisipasi dalam acara tersebut melalui kiriman sms dukungan mereka kepada kandidat artis yang mereka sukai.

Hal yang sama kini terjadi di dunia investasi, orang orang yang baru masuk ke dunia investasi, pemula yang baru mulai trading saham seringkali menciptakan fantasi tentang betapa enaknya menjadi seorang trader, mereka berfantasi bahwa saham adalah jalan pintas untuk menjadi kaya karena mereka melihat teman teman mereka bisa menghasilkan uang dengan mudah dari trading saham.

Saya cuma pengen bilang “jadi trader sukses itu tidak semudah yang orang bayangkan”

Dan saya yakin, banyak juga trader yang akan mengamini perkataan tadi, bahwa memang menjadi seorang trader itu tidak semudah yang orang bayangkan. Banyak hal yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang trader. Banyak hal yang harus dikorbankan untuk menjadi seorang trader yang mampu menghasilkan profit secara konsisten. Jika anda berkesempatan untuk ketemu dan berdialog dengan trader yang menurut anda jago, cobalah tanyakan apa yang telah mereka lakukan untuk menjadi seperti sekarang, menjadi trader jago menurut anda. Berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk membaca buku-buku yang berkaitan dengan trading, berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk menyelami dan mengambil pelajaran dari tulisan-tulisan trader jago di dunia. Berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk berlatih menganalisa chart, corat-coret indikator, utak-atik sistem trading. Dan untuk investor, berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk memahami makro ekonomi, bedah laporan keuangan, menghitung valuasi, membuat financial model, memilih saham terbaik.

Dan sayangnya, seperti halnya pemain sepakbola, dokter maupun artis, banyak orang yang membayangkan enaknya jadi trader, enaknya mendapatkan uang secara mudah, mendapatkan keuntungan besar dalam hitungan menit, mendapatkan penghasilan harian yang besarnya sama dengan gaji sebulan karyawan kantoran tanpa tahu proses apa yang sudah dilalui oleh para trader tersebut. Mereka membandingkan diri mereka dengan trader yang sudah jadi. Mereka menutup mata terhadap proses yang dilalui oleh para trader yang mereka anggap hebat, menutup mata terhadap pengorbanan yang telah dilakukan oleh para trader hebat, waktu yang mereka habiskan untuk belajar maupun kerugian yang pernah mereka tanggung di masa-masa awal membangun karier sebagai seorang trader. Banyak yang berharap bisa menjadi trader jago seperti layaknya bandung bondowoso membangun seribu candi dalam satu malam, banyak yang berpikir bahwa mereka bisa langsung jadi trader hebat yang selalu meraih keuntungan dalam setiap transaksi hanya dari sekali dua kali ikut training saham, sekali dua kali baca buku tentang investasi.

Maka tak heran, jika training-training saham banyak bermunculan bak cendawan di musim hujan. Dan tak jarang, tema maupun judul training dibikin sefantastis mungkin untuk menarik peserta training, seolah-olah merekalah yang paling  mampu untuk menunjukkan jalan pintas untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang trader hebat. Training dalam satu sisi kini telah menjadi komoditas layaknya ajang pencarian bakat yang menjadi jalan pintas untuk menjadi seorang artis, banyak orang yang berharap dengan ikut training merupakan jalan pintas untuk menjadi trader hebat. Dan ini wajar karena memang peminatnya sangat besar seperti halnya peminat terhadap ajang pencarian bakat tadi..Secara bisnis memang sangat menguntungkan.

Saya Cuma mau mengingatkan, bahwa tidak ada jalan pintas untuk menjadi trader hebat. Jangan harap hanya dengan sekali mengikuti training, langganan stockpick harian lalu kita akan menjadi trader hebat. Masih banyak proses yang harus kita lalui, banyak hal yang masih harus kita lakukan, pengorbanan yang harus kita berikan. Dan seringkali proses yang kita lalui dalam menapakki profesi sebagai trader ataupun menjadikan trading sebagai bagian dari aktifitas sehari-hari tidak semuanya menyenangkan, tidak semuanya bisa kita nikmati. Yang terpenting, selalu sediakan porsi semangat untuk kita menghadapi masa-masa kelam perjalanan trading kita, sisakan mimpi untuk menjaga asa kita menjadi trader hebat, karena jika kita mampu meraih mimpi menjadi trader yang hebat, maka bayangan kita akan mudahnya memperoleh uang dalam waktu singkat, memperoleh penghasilan besar tiap bulannya, dan melihat asset kita berkembang tidak lagi hanya sekedar bayangan, mimpi belaka tapi sudah menjadi kenyataan.

Saya juga mau mengingatkan bahwa anda PASTI bisa, asalkan ada bersedia menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk berlatih dan belajar, mengevaluasi setiap transaksi trading anda, cuan atau rugi, bangkit dari setiap kerugian dan lalu trading dengan lebih baik lagi.

Anda punya potensi untuk menjadi hebat selama anda mau menjalani proses untuk menjadi hebat tersebut. Jangan bandingkan diri anda saat ini dengan orang yang sudah menjalani proses tersebut bertahun tahun. Tapi ambillah pelajaran dari mereka, ambil hikmah dari perjalanan trading mereka dan terapkan itu semua sebagai guideline perjalanan trading anda.

Saya yakin suatu saat anda pasti akan sukses, anda pasti bisa!!

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *