Pilihan Saham Untuk Trading 21 Juli 2020

Hari ini market tidak terlalu bergairah, seperti halnya saya juga tidak terlalu bersemangat untuk trading hari ini, bukan cuma hari ini sih dari Minggu lalu juga saya lebih banyak megang posisi cash dan selama 3 hari terakhir benar benar off market, tidak trading, tidak mengambil posisi beli sama sekali.

IHSG sendiri ditutup melemah 0.56% ke posisi 5051, meski begitu, sektor perkebunan cukup mampu mengobati kegalauan market hari ini. Saham saham di sektor perkebunan hari ini menghijau mengikuti sentimen kenaikan harga CPO.

Seperti tak mau kalah dengan sektor perkebunan, saham saham di sektor farmasi juga ikut bersemangat dan lalu bergoyang mengikuti berita uji klinis vaksin corona dari Sinovac Biotech Ltd China oleh Biofarma di Indonesia. Jika anda tipikal trader yang suka tantangan mungkin anda bisa masukkin INAF dan KAEF ke dalam watchlist anda. INAF dan KAEF ini tipikal saham yang bermain dua hari, dengan hari pertama closing ijo kemudian diikuti hari berikutnya naik dulu tapi kemungkinan closing di hari kedua membentuk candle merah.

INAF
KAEF

Pola INAF dan KAEF seringkali berulang seperti itu, sehingga menurut saya hal itu perlu diwaspadai besok hari. Masih bisa fast trade dengan cuan secukupnya dan ketika harga sudah mulai turun dari intraday high saatnya say goodbye.

Selain itu, EXCL menurut saya juga pantas masuk ke dalam watchlist.

Secara trend saya masih melihat EXCL ini dalam masa sideways dengan range antara 3070 – 2770. Area beli menurut saya ada di area 2860 – 2830 dan saya akan keluar dulu dari EXCL jika close di bawah 2830 meski untuk trader yang konservatif masih bisa hold hingga range bawah sidewaysnya di 2770. Target jual ada di area 3070, resistance sidewaysnya.

Hari ini saya melihat pertarungan yang cukup seru di tempat raDenMAS Puradelta Lestari. Pertarungan tersebut berlangsung di area 210 – 216 dengan mandiri sebagai lakon utamanya. Penasaran aja sih tumben tumbenan cc mengambil barang sebanyak itu, ada apa gerangan??.

Secara chart DMAS hari ini masih kepentok di resistance fibo 161.8 dan hari ini close di bawah harga tertingginya. Meski begitu, harga closingnya masih relatif bagus menurut saya. Dari chart kita juga bisa melihat bahwa sepekan terakhir pergerakan DMAS cukup patuh dengan MA5 nya, yang berarti MA5 ini bisa kita jadikan sebagai patokan area beli saat pullback ataupun trailing stop jika kita swing di DMAS ini. Target terdekat DMAS semoga bisa menghampiri Moving Average 200 nya di area 236. Belinya di mana? coba hitung sendiri risk rewardnya buat menentukan area beli yang nyaman..

Gak usah pura pura gak tau dan gak kuat nanjak deh…yook naik ke 145 yook..

Disclaimer : Tulisan ini hanya ditujukan sebagai catatan pribadi semata dan bukan merupakan rekomendasi beli. Silahkan dianalisa kembali dan Trade at your own risk.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

1 Comment

  1. akhirnya balik lagi ,setelah libur bbrp hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *