Winning Rate penting, tapi…

Jika ditanya tentang bagaimana cara mengukur performansi trading kita, maka saya akan menjawab ukuran utama adalah besaran pertumbuhan equity kita, seberapa besar equity kita tumbuh dari posisi awal tahun dan bukan seberapa bagus winning rate yang kita punya. Yang kita ukur adalah posisi akhir tahun dan posisi awal tahun, bukan modal awal saat kita terjun di pasar modal. Nah untuk menjaga performansi kita dalam satu tahun, umumnya kita perlu melihat juga pertumbuhan equity tiap bulannya, saya pribadi bahkan mencatat perubahan equity saya tiap hari.

Bagi saya, equity itulah tolak ukur utama bagaimana performansi trading kita. Apakah kita mau membandingkan besaran pertumbuhan equity kita dengan pertumbuhan IHSG, ataukah kita mau menggunakan benchmark institusi lain atau bahkan kita menetapkan target angka tertentu, itu semua terserah kita. Tentu saja ada Batasan minimal untuk mengukur bagus tidaknya performansi trading kita, misal pertumbuhan equity kita minimal harus di atas tingkat inflasi, pertumbuhan equity kita minimal harus di atas bunga deposito atau kupon ORI misalnya. Kenapa begitu? Ya kalo equity kita hanya tumbuh di bawah itu, kita gak perlu repot repot trading, gak perlu menghabiskan waktu kita buat trading, ngapain capek capek trading kalo hasilnya lebih rendah dari bunga deposito atau ORI, mending duitnya dimasukkin deposito atau dibeliin ORI, terus kita ongkang ongkang kaki saja, leyeh leyeh makan gaji buta.

Lalu bagaimana soal Winrate, saya pribadi bukanlah orang yang mengagungkan winrate, ngapain di agung kan, saya gak kenal siapa itu agung.

Okelah winrate itu penting, tapi winrate bukan segalanya, kenapa?

Winrate yang bagus itu bukan jaminan bahwa equity kita tumbuh secara baik juga, kita bisa saja punya winrate yang bagus tapi pertumbuhan equity kita biasa biasa saja atau bahkan pertumbuhannya minus. Di sisi lain, kadang win rate kita kurang bagus tetapi pertumbuhan equity kita bisa cukup bagus.

Di mana letak perbedaannya??

Ijinkan saya mengutip perkataan George Soros..It’s not Whether you are right or wrong that’s important, but how much money you make when you’re right and how much you lose when you’re wrong.

George Soros quote: It's not whether you're right or wrong that's  important, but...

Kuncinya ada di sizing per trade dan profit/loss per trade kita atau dengan kata lain kuncinya ada di money management yang kita terapkan.

Winrate bagus tidak akan berpengaruh banyak ke pertumbuhan equity kita ketika transaksi kita itu size nya kecil dibandingkan equity kita, terlebih jika kita selalu terburu buru take profit sehingga cuannya juga seupil. Atau dalam scenario lain, winrate kita bisa jadi bagus tetapi pertumbuhan equity kita justru minus karena profit Ketika kita bener kecil tetapi kita cutloss kita besar besar. Sisi baiknya, punya winning rate yang bagus berarti bahwa system atau strategy trading yang kita terapkan berarti cukup bagus dalam kondisi market yang sedang kita hadapai. Jika mau berbanding lurus, yakni punya winrate bagus yang berujung pertumbuhan equity juga bagus maka size transaksi kita harus cukup signifikan dari total equity kita dan profit per trade kita cukup bagus serta loss per trade kita ketika salah kecil, balik lagi intinya di money management kita.

Berikut contoh scenario kenapa winrate bagus belum tentu berimbas pada pertumbuhan equity yang bagus pula, dan kadang winrate yang tidak terlalu bagus justru bisa membuat pertumbuhan equity tetap positif, sekedar buat gambaran saja.

Tentu saja, scenario seperti di atas sangat bisa diperdebatkan, bahkan sangat mungkin untuk disanggah karena terlalu ekstrim, tetapi scenario di atas hanyalah sekedar untuk memberi gambaran bahwa kadang punya winrate yang bagus itu belum tentu berdampak positif terhadap pertumbuhan equity kita ketika money management kita masih amburadul ketika justru kita take the profits short and let the losses run dan kadang winning rate yang tidak terlalu bagus masih bisa memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan equity kita ketika money management kita cukup bagus, ketika kita cut the losses short and let the profits run. Tentu saja ada sisi lain yang perlu kita evaluasi jika kita hanya punya winning rate 20%, misalnya apakah strategy trading yang kita pakai cukup tepat diterapkan pada kondisi market yang kita hadapi?

Sekali lagi, menurut saya, ukuran utama performansi trading kita adalah pertumbuhan equity kita, winning rate memang penting tetapi bukan segalanya. Winning rate yang bagus itu bisa berarti strategy trading kita sudah cukup tepat pada market yang sedang kita hadapi dan memiliki winning rate yang bagus bisa menumbuhkan kepercayaan diri kita sehingga pada akhirnya nanti kita bisa menerapkan money management yang sesuai dengan strategy trading kita, kita lebih berani mengambil resiko dengan memperbesar alokasi modal per trade ketika kita cukup percaya diri dengan strategy trading yang kita punya karena punya winning rate yang bagus sehingga ujungnya pertumbuhan equity kita sejalan dengan besaran winning rate yang kita punya..

Cmiiw…silahkan dikoreksi jika salah..

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *